Minggu, 24 Juli 2011

My Journey to Get a Boyfriend


"Hallo ... Egi ... di mana kamu? Aku sudah menunggu di sini selama dua jam ... Cepat, aku bisa beku di sini, jika kamu tidak datang ke sini segera, aku  akan ... (brrbrrb) "  "Ci, maaf, aku tidak bisa pergi dengan kamu, aku,  ... " " Kamu kenapa? " " Aku bertemu dengan seorang gadis, dan ...  Aku pikir ... " " Oke oke, kamu bertemu dengan seorang gadis dan bla bla bla, dan sekarang kamu ingin memutuskan hubungan  dengan Aku, dan Aku tau apa yang kamu maksud? Oke, aku kamu end, bye! "

Nama saya Prameswari Melania Beverly Tiffany Putri Hanjoyo. Nama yang cukup panjang, bukan? Ayah saya memberi nama itu untuk saya. Ayah menggabungkan nama nenek saya dan nama ibu saya menjadi satu nama, jadilah nama saya. Prameswari adalah nama nenek dari ayah saya, dan memiliki arti. Yang dimaksud dengan Prameswari adalah permaisuri yang berarti istri raja. Melania adalah nama nenek saya. Tiffany adalah nama ibu saya . Beliau keturunan darah campuran Rusia, Inggris dan Amerika. Dan yang terakhir adalah nama pemberian dari ayah saya. Putri Haanjoyo bisa berarti dari putri Hanjoyo. Hanjoyo adalah nama ayah saya. Semua orang memanggil saya  "Eci". Aku tidak tahu dari mana nama itu melekat pada diri saya. Memang rada aneh kedengarannya, tapi Saya suka dangan julukan itu..

Nama saya bukan apa-apa bila dibandingkan dengan nama kakak saya. Ya, saya  punya satu saudara perempuan. Saya anak terakhir, dan masing-masing dari kita hanya berbeda usia 2 tahun. Nama kakak saya  adalah Saraswati Adrienne Ivana Chloe Nicolette Angelita Putri Hanjoyo. Dia yang tertua. Saraswati diambil dari nama Dewi. Adrienne adalah dari judul lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi favorit ayah saya. Ivana diambil dari nama istri pertama Donald Trump. Chloe diambil dari pakaian merek bergengsi. Dan tentang nama Angelita, ayah saya berpikir bahwa ketika kakaku lahir, dia seperti malaikat, jadi ayah saya memberi nama Angelita padanya.

Bulan depan, kakak saya pergi ke Swiss, untuk bersekolah mengambil gelar Sarjana Bisnis. Dia mengatakan bahwa dia ingin menjadi Donald Trump berikutnya, dan dia sangat mengidolakan Donald Trump. Dia selalu mengumpulkan berita tentang Donald Trump, entah itu dari majalah atau dari internet.  Ada cerita lucu tentang kakak saya. Ketika Donald Trump tampil bersama dengan model Melanie Knauss, kakak saya menangis setiap malam. Menyesali  mengapa Donald Trump memilih Melanie dan kenapa bukan dia. Haahaha, lucu. Memangnya Donald Trump kenal dengan kakak saya. Saya disuruh kakak,  jika Donald Trump tahu, saya bertaruh bahwa ia akan memilihnya dan tidak Melanie. Ayahku juga meyakini kakak dengan memberinya voucher belanja di sebuah butik di Milan. Saya rasa ayah tahu bagaimana menenangkan putrinya.

Saya dan keluarga tinggal di Jakarta. Sebuah kota yang padat dengan kemacetan lalu lintas di berbagai ruas jalan. Pernah sesekali, ibu meminta semua keluarga termasuk saya untuk tinggal di Inggris dengan Beverly granny, tapi ayah tidak setuju dengan itu. Dia mengatakan bahwa semua keluarganya berada di Indonesia, dan ia tidak bisa tinggal jauh dari keluarga besarnya terutama dari Eyang Hany, meskipun ayah telah hidup beberapa kali di beberapa bagian dunia, tetapi ia tidak akan hidup selamanya di luar negeri dan meninggalkan Eyang Hany ibunya.  

Nenek saya, Eyang Hany, suka melihat anak laki-laki manis, meskipun beliau sudah mencapai usia 62 tahun, beliau sangat mengidolakan Justin Timberlake. Di setiap dinding di kamarnya, beliau memajang poster-poster Justin Timberlake, dan ketika Justin menyelenggarakan konsernya, Eyang Hany tidak akan melewatkan konser tersebut.. Jadi bisa kaliann bayangkan, seorang nenek berusia enam puluh dua tahun, menonton konser yang cocok untuk usia cucunya. Itu akan menjadi hal  yang sangat lucu kurasa di kalangan kami.
 

Saya rasa saya juga harus menceritakan tentang nenek Beverly. Nenek Beverly masih secantik dulu ketika memenangkan  Kontes  Mahkota Kecantikan di Inggris di masa empat puluh lima tahun yang lalu. Dia berusia delapan belas tahun ketika memenangkan mahkota itu dan dia masih terus menyimpan mahkota itu sampai sekarang. Sekali, nenek Beverly menunjukkan foto saat dia dinobatkan sebagai gadis yang paling cantik di Inggris. Ketika ia menunjukkan kepada saya foto tersebut, dia mengatakan bahwa pada saat itu adalah saat yang mendebarkan. Dia kaget karena dia tidak bisa percaya bahwa ia bisa memenangkan kontes tersebut dari 57 pesaing.

Saat ini, saya berada di Mall Pondok Indah. Saya baru saja berbicara dengan pacar saya di telepon. Dia mengatakan bahwa dia bertemu dengan seorang gadis, tapi sebelum dia bicara, saya memutuskannya teleponnya terlebih dahulu karena sinyalnya tidaklah bagus.. Aku hanya bisa merasakan bahwa ia ingin mengakhiri hubungan kita ini.


Bersambung ...

Sampai disini dulu ya kisahnya, kita lanjut lagi dillain kesempatan,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar